
Berikut ini beberapa tips penting dalam membuat stiker menarik dan unik. Simak postingan ini sampai bawah!
Stiker biasanya mengandung kata-kata yang memiliki makna tertentu. Untuk pemilihan kata, Anda bisa mencari inspirasi dari kutipan-kutipan terkenal atau membuat kreasi sendiri. Namun, penting untuk menggunakan jenis font yang tepat saat mendesain stiker. Teknik penataan huruf disebut tipografi.
tipografi memiliki banyak kegunaan.
Pertama, tipografi bisa meningkatkan keterbacaan sebuah teks.
Kedua, tipografi dapat memberi tone tersendiri bagi sebuah brand atau lembaga.
Ketiga, font dapat memberikan brand recognition bagi audiens, yang bisa membuat mereka terus mengingat karya desain Anda.
| Baca Juga: 5 Jenis Bahan Cutting Stiker Yang Sering Digunakan
Selanjutnya, manfaatkan identitas atau signature dari hal yang ingin Anda promosikan dalam stiker. Lalu gunakan itu sebagai objek desain sehingga stiker buatan Anda bakal terlihat lebih menarik. Sebagai contoh, Anda ingin membuat stiker untuk media promosi sebuah restoran. Maka, carilah makanan yang menjadi ciri khas atau signature dari restoran tersebut. Kemudian, pakailah menu spesial itu sebagai objek desain Anda. Hal serupa tentunya juga bisa Anda terapkan pada jenis stiker promosi lainnya.
Agar hasilnya bagus, sebaiknya gunakan software desain editing yang dapat mendukung pembuatan stiker. Dalam hal ini, pilihan aplikasi untuk keperluan mengedit stiker cukup beragam lho. Anda bisa menggunakan Adobe Indesign, Adobe Photoshop, Microsoft Publisher, GIMP. Corel Draw, InkScape, dan masih banyak lagi.
| Baca Juga: Jenis Bahan Laminasi Stiker
Memilih warna untuk stiker baik itu untuk stiker produk ataupun label, pemilihan warna bisa menjadi hal yang sangat krusial bagi suatu karya desain. Karena jika Andsa salah pilih warna, hasil desain bisa terlihat tidak menarik. Jadi, bila Anda ingin membuat stiker yang eye-catching, coba lakukan riset terlebih dahulu.
Temukan inspirasi dari karya-karya stiker yang sudah dirilis oleh para pesaing Anda. Lihat bagaimana mereka memilih elemen warna dalam proses desain. Sedikit tips, kuning dan merah adalah warna yang populer dalam desain grafis. Hal ini karena keduanya dinilai dapat memberi sentuhan yang lebih atraktif dan ceria pada hasil desain.
Selain desain font dan isi konten, bentuk stiker juga dapat menarik perhatian audiens. Karena itu, buatlah stiker dengan bentuk yang unik sehingga orang akan langsung tertarik saat melihat desain tersebut. Misalnya, Anda bisa membuat stiker dengan bentuk-bentuk tidak biasa, seperti karakter hewan, bentuk wajah, dan lain sebagainya. Intinya, bentuk stiker Anda semenarik mungkin sehingga dapat membedakannya dari stiker-stiker yang lain.
Hindari desain yang terlalu rumit, terutama jika Anda akan membuat stiker berukuran kecil. Selain bikin tampilan desain terkesan penuh, risiko salah cetak pada stiker lebih besar. Hal ini karena stiker dengan desain rumit memiliki banyak detail yang membuat risiko kesalahan cetak jadi besar.
Berbeda dengan stiker berdesain sederhana, hasil cetaknya pasti lebih bagus. Itu karena setiap detail yang Anda masukkan dalam desain akan tercetak jelas. Di sisi lain, desain rumit tidak selalu terlihat menarik di mata audiens. Sebaliknya, audiens bisa saja merasa bingung dengan pesan yang hendak disampaikan desain tersebut.
| Baca Juga: Cetak Stiker Label Di Bandung
Ada banyak cara untuk membuat stiker yang menarik. Salah satu di antaranya adalah dengan menyisipkan sisi humor pada stiker. Nilai-nilai humor ini bisa Anda aplikasikan dalam beragam bentuk, baik itu berupa kata-kata ataupun gambar. Pilihlah desain yang mampu mengundang tawa sehingga orang akan tertarik untuk membeli atau memasang stiker tersebut.
Dalam mendesain sebuah stiker, pemilihan material juga menjadi hal yang perlu pertimbangan matang. Beberapa faktor yang harus Anda perhatikan saat memilih material stiker adalah sebagai berikut. Pertama, Anda akan memasang stiker itu di mana, di dalam atau luar ruangan? Kedua, apakah stiker itu perlu diberikan laminasi sebagai pelindung tambahan bagi desainnya?
Ketiga, apakah Anda akan menggunakan stiker itu untuk pemakaian permanen atau akan dibuat mudah lepas? Carilah jawaban atas semua faktor tersebut untuk menentukan mana material yang tepat untuk stiker Anda. Untuk pilihai jenis bahan stiker, terdapat opsi seperti kromo, HVS, vinyl, scotlight, dan lain sebagainya. Sebagai informasi tambahan, Anda juga harus menyesuaikan material stiker dengan metode pencetakannya untuk memperoleh hasil yang maksimal.