SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI

 

Perbedaan jilid buku hard cover & soft cover

30 April 2020 14:14:00
Penjilidan adalah proses menyatukan rangakaian kertas-kertas secara berurutan kedalam bentuk buku.

 

 Apakah kalian sedang membuka usaha penyedia jasa jilid buku? Apakah Anda sudah tahu banget mengenai perbedaan antara softcover dan hardcover? Dalam dunia percetakan Anda harus tahu tentang perbedaan kedua cover tersebut. Bukan hanya langkah pembuatan saja yang harus Anda ketahui, tetapi Anda harus bisa mendalami semua struktur, teknik, dan kiatnya agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.

BOOKBINDING ALIAS JILID BUKU

Pada artikel Sejarah jilid buku dijelaskan bahwa alam dunia percetakan jenis penjilidan buku mempunyai sejarah yang panjang, pemakaian kertas sudah dilakukan sejak begitu lama dan yang paling terkenal adalah pemakaian kertas di zaman Mesir Kuno.

Sejak saat ditemukannya kertas sampai sekarang, kertas masih saja menjadi bahan baku yang masih eksis dipakai di zaman yang memiliki teknologi yang canggih, dan tidak pernah mengalami turun tren dalam penggunaannya. Pada zaman dahulu kertas hadir dalam bentuk lembaran terpisah, sedangkan masa sekarang kertas-kertas sudah hampir pasti hadir dalam bentuk jilidan.Book binding atau penjilidan buku dari lembaran kertas memang suatu inovasi yang sangat menarik, penjilidan buku diterapkan untuk berbagai kebutuhan. Di berbagai Pendidikan bahkan sampai jenjang profesi banyak sekali generasi yang masih menggunakan kertas sebagai alat untuk menata masa depan yang lebih baik.

Penjilidan asalah proses menyatukan rangakaian kertas-kertas secara berurutan kedalam bentuk buku, ada kalanya disatukan terlebih dahulu per bagiannya untuk kemudian disatukan, ataupun langsung satu persatu dari kertasnya.

SOFT COVER DAN HARDCOVER

Meskipun memiliki tujuan yang sama untuk menyatukan lembaran kertas, jilid buku adalah proses yang rumit. Selain itu prosesnya juga berbeda-beda metodenya, ada beberapa Cara Mudah Dalam Menjilid Buku Sendiri. Seperti yang akan saya contohkan, dengan menggunakan lakban hitam ditambah lagi dengan mika plastic, dengan menyatukan dan merapikan lembaran kertas yang akan dijilid lalu dihekter terlebih dahulu setelah kertas tersebut sudah menyatu rapi barulah dilasiban menggunakan lakban hitam agar susunan buku menjadi lebih enak ketika di genggam.

|| Baca Juga: Perbedaan Inkjet Printer dan Laserjet Printer yang Harus Di Ketahui.

Jenis penjilidan ini setidaknya memiliki dua jenis penjilidan yang dibedakan berdasarkan sampulnya, yaitu jilid buku soft cover dan jilid buku hardcover. Jika Anda sudah bisa mengartikan istilah diantara kedua jilid tersebut mungkin Anda sudah langsung mudah memahami istilah tersebut. Jilid buku soft cover adalah jilid buku yang tidak tebal alias soft, sedangkan jilid buku hardcover adalah jilid buku dengan sampul tebal. Dengan pengertian diatas kita langsung mudah mengerti dengan baik. Akan tetapi pengerjaannya tidak sesederhana pengertiannya, dengan pengerjaan yang butuh konsentrasi dan ketelitian baru akan mendapatkan hasil jilid yang maksimal dan juga butuh pengalaman yang cukup untuk terbiasa menjilid softcover dan hardcover.

Perbedaan softcover dan Hardcover :

1.       Ketahanan, hardcover tentu memiliki ketahanan yang kuat karena terbuat dari kulit dan soft cover terbuat dari kain biasa atau kertas yang memiliki ketebalan sedikit tinggi.

2.     Dari segi pengerjaannya hardcover dan soft cover memiliki perbedan, pelapis punggung pada hardcover diberi board sebagai penguat atau penahan kertas agar terlihat kokoh atau tahan lama dan memberi kesan lebih elegan, dan berbeda dengan hardcover, softcover pada punggung buku hanya dilem menggunakan lasiban hitam saja.

3.     Kualitas, dari jilid buku hardcover lebih tahan lama karena menggunakan gsm yang tinggi dan dapat menyimpan hingga ratusan halaman kertas, sedangkan soft cover hanya menyimpan kurang sari ratusan halaman kertas. Jika dibandingkan soft cover memiliki jauh lebih flexible dan mudah mengganti halaman dengan cepat dibanding hardcover. Hardcover memiliki desain yang lebih tahan lama dibanding soft cover.

4.    kepopuleran kedua jilid buku ini  tidak dapat ditentukan karena soft cover dan hardcover masing masing mempunyai perannya masing-masing, contoh soft cover seperti passport atau memo dan hardcover contohnya yaitu buku kamus atau novel.

 

 

©2018 Dexa Printing Bandung All right reserved   Developed by javwebnet