
Memahami bagaimana perbedaan dari hard cover dan soft cover tentu sangat penting bagi Anda yang hendak mencetak atau menerbitkan sebuah buku. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena proses pencetakan tersebut tentu akan membutuhkan namanya cover atau sampul.
Selain memperhatikan seperti apakah desain dari sampul, Anda juga harus memperhatikan pemilihan jenis sampul yang akan digunakan. Sebab pemilihan sampul akan memberikan pengaruh terhadap penampilan serta daya tarik dari sebuah buku.
Secara umum sampul dibedakan menjadi dua yakni hard dan soft. Keduanya tentu mempunyai perbedaan dan kelebihan masing-masing. Karena itulah, penting bagi Anda agar memahami perbandingannya terlebih dahulu sebagai bahan referensi.
Sebagai seseorang yang akan mencetak sebuah buku, maka sangat penting untuk mencari tahu perbedaan dari kedua jenis sampul tersebut. Terlebih lagi keduanya juga menghadirkan kelebihan dan fungsi berbeda.
Walaupun kedua jenis tersebut sudah banyak digunakan dalam dunia percetakan, namun tidak banyak orang mengetahui perbedaannya. Berikut perbedaan kedua jenis cover yang telah kami rangkum:
Hal paling utama yang perlu Anda ketahui adalah memahami pengertian dari kedua istilah cover tersebut. Untuk hardcover dikenal dengan karakteristik keras dan tebal. Biasanya jenis kertas yang digunakan dapat berupa paperboard dan karton.
Sedangkan untuk softcover memiliki karakteristik mudah untuk melengkung karena terbuat dari kertas yang relatif tipis. Anda bisa menemukan dengan mudah cover jenis ini pada buku teks ataupun novel.
Perbedaan selanjutnya adalah terletak pada ketahanannya dimana hardcover memiliki ketahanan lebih bagus dan lama dibandingkan softcover. Hal tersebut karena penggunaan bahan yang berkualitas yakni berupa kertas tebal dan keras.
Berbanding terbalik dengan softcover yang hanya menggunakan kertas tipis sehingga sangat mudah rusak terutama ketika terkena air. Saran dari kami harus berhati-hati ketika menyimpan jenis sampul agar tidak terkena air.
Untuk membuat hardcover biasanya akan membutuhkan biaya jauh lebih mahal daripada softcover, Karena hardcover lebih detail juga lebih susah pengerjaanya ketimbang softcover Terlebih lagi, proses pengerjaannya yang kompleks dan penggunaan bahannya menjadi penyebab utama dimana berpengaruh terhadap harga sampul.
|| Baca Juga: Ketahui Jenis Jenis Cetak Kalender Bandung yang Paling Banyak di Cari
Sebenarnya Anda bisa membedakan kedua jenis sampul tersebut dengan sangat mudah melalui bentuk fisiknya. Biasanya pada buku yang dilapisi dengan hardcover akan memilih bentuk lebih tebal daripada softcover.
Bukan hanya tebal saja, tetapi bobotnya juga lebih berat. Hal itu disebabkan karena pada hardcover mempunyai lapisan cukup banyak dan rumit. Bahkan kemungkinan besar, 3 lembar soft cover mempunyai berat sama dengan hard cover ini.
Perbandingan lainnya dapat Anda lihat berdasarkan dengan desainnya juga. Pada softcover biasanya hanya akan memanfaatkan satu lapis kertas karton biasa yang cukup tipis sehingga kurang eye-catching.
Kalau hardcover justru mampu menghadirkan desain glossy, lebih rapi serta elegan. Karena itulah apabila diaplikasikan pada sebuah buku, maka akan membuat desainnya menjadi lebih menarik.
Kendati kedua jenis cover di atas sama-sama berguna untuk membuat buku lebih rapi. Tetapi biasanya jenis sampul keras sering digunakan pada dokumen penting seperti album foto hingga laporan keuangan. Sedangkan softcover justru banyak digunakan pada buku biasa.
|| Baca Juga: Ketahui 5 Alasan Mengapa Percetaka Buku Bandung Tetap Jadi Pilihan
Jika Anda ingin mencetak buku, maka penting agar memahami apa perbedaan antara soft cover dengan hard cover. Jika kalian bingung dalam memilih antara Hard cover dan Soft Cover untuk mencetak buku, maka segera hubungi layanan customer service kami melalui WhatsApp 0857-2245-2466