SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI

 

Inilah 6 Alasan Buku Tulis Masih Lebih Unggul

06 Mei 2021 11:49:00
Kegiatan menulis menggunakan buku tulis sudah mulai ditinggalkan banyak orang karena tergantikan dengan laptop, komputer, telepon genggam, dan tablet.

 

Kegiatan menulis menggunakan buku tulis sudah mulai ditinggalkan banyak orang karena tergantikan dengan laptop, komputer, telepon genggam, dan tablet. Padahal, keunggulan buku tulis untuk mencatat berpengaruh baik bagi kesehatan otak.

Mengapa Harus Menggunakan Buku Tulis?

Ada beberapa alasan yang mendorong Anda harus menggunakan buku tulis. Berikut alasannya:

1.    Membuat Otak Lebih Produktif

Saat mengetik di ponsel maupun laptop, bagian tubuh yang bergerak lebih sedikit dibandingkan dengan menulis di buku tulis. Saat menulis, ada banyak anggota tubuh yang bergerak, seperti tangan, bahu, dan sebagainya yang merangsang banyak sel di otak untuk lebih aktif dan produktif.

 

Berdasarkan sebuah penelitian, saat mengetik di laptop, seseorang mencatat informasi tanpa terlebih dahulu menganalisa dan memprosesnya. Anda mendengar informasi namun tidak memikirkannya, lain halnya dengan menulis.

 

Dibandingkan mengetik, menulis memang lebih lambat. Tapi, ketika menulis otak kita berpikir lebih keras karena memilih informasi mana yang akan dicatat.

 

Informasi tersebut lalu ditulis berdasarkan gaya masing-masing dan mungkin juga simbol-simbol yang hanya kita sendiri yang tau artinya.

2.   Buku Tulis tidak Membutuhkan Listrik

Untuk dapat menggunakan laptop, tentunya harus ada tenaga listrik. Selain itu, laptop maupun smartphone memerlukan perawatan agar tidak mudah rusak. Tidak seperti keunggulan buku tulis yang dapat digunakan kapan saja tanpa adanya energi listrik dan minim perawatan.

 

Selain itu, bentuknya yang relatif kecil dan ringan dapat Anda bawa kemana saja. Anda bahkan bisa memasukkannya ke saku dan mengeluarkannya sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Tidak seperti laptop dengan ukuran relatif besar dan berat, yang harus dihidupkan terlebih dahulu untuk digunakan.

3.   Meningkatkan Kecerdasan

Menurut beberapa riset, mencatat dan menulis dapat meningkatkan kecerdasan seseorang. Bahkan, bisa lebih cerdas dibandingkan orang yang umumnya tidak biasa mencatat dan menulis. Kebiasaan menulis berpengaruh positif bagi sinkronisasi tubuh, otak, dan sistem saraf.

 

Hal tersebut akan memicu keahlian-keahlian dalam pemahaman komprehensif, analisa, dan daya pikir. Orang yang memiliki kebiasaan menulis dan memanfaatkan keunggulan buku tulis mempunyai memori otak yang lebih besar dan dapat membuka potensi-potensi baru dalam dirinya.

4.  Meningkatkan EQ

Sebuah studi tentang dampak kebiasaan mencatat dan menulis pernah dilakukan oleh 3 orang ilmuwan bernama Eric Buhur Friend, James Pennebaker, dan Stefanie Spera pada tahun 1994. Hasil studi tersebut menunjukkan efek menulis sangat besar terhadap tingkat stress.

 

63 insinyur yang sedang mencari kerja sebagai responden dalam studi itu diminta untuk menuliskan perasaan mereka selama 20 menit setiap hari mengenai penolakan saat wawancara, masalah keuangan, kehilangan pekerjaan, dan sebagainya.

 

Setelah 3 bulan, 7 insinyur berhasil mendapat pekerjaan lebih awal dari 56 responden lainnya. 7 orang tersebut adalah responden yang aktif mengisi jurnal dengan menuliskan perasaan mereka sesuai instruksi yang diberikan para peneliti.

 

Beberapa bulan setelahnya, 77% responden menyusul keberhasilan 7 rekan mereka dan mendapat pekerjaan. Sisa responden yang belum mendapat pekerjaan adalah para insinyur yang tidak menulis di jurnal mereka.

 

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah menulis bisa meningkatkan EQ seseorang, yaitu kecerdasan emosional untuk mengatur emosi dengan baik dan menangani kesulitan yang dihadapi. Beban berat mereka terbukti hilang dengan menuliskan perasaan negatif dan pikiran mereka.

 

Kecerdasan emosional dapat meningkat melalui menulis. Dengan memanfaatkan keunggulan buku tulis, seseorang dapat menentukan langkah positif dan membuat keputusan dalam situasi terpuruk atau saat menghadapi situasi yang tidak menyenangkan.

5.   Memperkuat Daya Ingat

Sebuah riset menunjukkan bahwa kemampuan memahami konsep serta daya ingat yang kuat dapat terjadi dengan menulis, bukan mengetik. Sel-sel pada lobus temporalis pada otak yang berfungsi untuk menyimpan memori baru dan menghafal dapat dibangkitkan dengan menulis.

6.   Lebih Fokus Mencatat

Saat mencatat menggunakan laptop maupun smartphone, maka akan banyak godaan yang muncul. Jika tidak benar-benar fokus, Anda bisa saja langsung teralihkan untuk membuka hal-hal lain dalam laptop dan menghambat aktivitas menulis.

 

Meskipun tidak ada koneksi internet, Anda tetap dapat membuka game offline yang sudah terinstall. Sedangkan, jika menulis di buku, maka Anda akan lebih fokus mencatat dan memahami tulisan.

 

Di era digital ini, kita tidak dapat terlepas dari berbagai perangkat elektronik, seperti laptop dan smartphone dengan berbagai fitur yang memudahkan dan canggih. Tetapi, alangkah baiknya jika kita tetap mendapatkan banyak manfaat dari keunggulan buku tulis.

 

 

 

©2018 Dexa Printing Bandung All right reserved   Developed by javwebnet